Dear ANSN User!

This site will look much better in a browser that supports web standards, but it is accessible to any browser or Internet device.


KUNJUNGAN KOMISIONER US-NRC DI INDONESIA
Published : 2013-06-17 17:29:09 by admin
(Jakarta, BAPETEN) Setelah melakukan pertemuan dengan Menristek Gusti Muhammad Hatta dan Kepala BAPETEN As Natio Lasman, kemarin siang, kunjungan kerja Komisioner US-NRC William D. Magwood, selama dua hari di Indonesia dilanjutkan dengan mengunjungi Rumah Sakit Kanker Dharmais dan RSG G.A. Siwabessy, Selasa (09/04/13) pagi.
Rombongan US-NRC beserta BAPETEN, diterima langsung oleh Presiden Direktur RS Kanker Dharmais Sonar Soni Panigoro, berikut sejumlah jajarannya. Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Sugeng Sumbarjo, Kabag Humas dan Protokol Akhmad Muktaf Haifani, Kasubbag Kerjasama Luar Negeri Petit Wiringgalih, dan Kasubbag Kerjasama Dalam Negeri Dessy Susanti.
Dalam kesempatan tersebut Sonar mengungkapkan, dalam melakukan segala bentuk pemanfaatan iptek nuklir, pihaknya telah mengikuti regulasi yang telah ditetapkan pemerintah. Sementara itu, pihak BAPETEN menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap sambutan dan kerjasama yang telah dilakukan pihak RS Dharmais atas kunjungan kerja US-NRC di tanah air, sekaligus untuk melihat fasilitas-fasilitas kesehatan yang menggunakan iptek nuklir di RS Kanker Dharmais.

Perwakilan dari Kementerian Kesehatan dr. Gani menjelaskan, rumah sakit kanker yang ada di Indonesia masih perlu dikembangkan lagi. Namun, dari rumah sakit yang ada, salah satu yang terbaik memang dimiliki RS Dharmais, termasuk didalamnya diagnostik dan terapi. “Kita memang berkonsentrasi pada kanker karena penyakit ini ledakannya sangat luar biasa,” tegasnya. Dirinya juga mengharapkan asistensi dari US-NRC untuk aspek quality control maupun quality insurance sehingga keselamatan pasien dapat lebih terjamin.
Pada kesempatan yang sama Magwood mengatakan, banyak orang berfikir negatif mengenai efek radiasi, padahal perawatan medis yang memanfaatakan radiasi digunakan ratusan ribu dalam setiap harinya di seluruh dunia, dan hal tersebut aman dilakukan. “Kebanyakan orang tidak mengetahuinya, sampai akhirnya mereka sakit dan kemudian menggunakan peralatan iptek nuklir tersebut,” ujarnya.

Setelah melakukan pertemuan, rombongan kemudian berkeliling melihat fasilitas-fasilitas kesehatan yang menggunakan iptek nuklir di lingkungan RS Dharmais. Disela kunjungan, Direktur Perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Sugeng Sumbarjo menunjukan Surat Izin Pemanfaatan Tenaga Nuklir yang dikeluarkan oleh BAPETEN kepada Magwood. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke RSG G.A. Siwabessy, Serpong, Banten. Adapun maksud dari kunjungan US-NRC kali ini adalah untuk menunjukan bahwa Indonesia dalam setiap melakukan pemanfaatan tenaga nuklir, selalu mengedepankan aspek safety, security, dan safeguards.
Source :